Memilih untuk berada di tempat dengan terpaksa keadaan yang mendukungnya, mungkin hati ingin bilang kalau aku ingin merasakan itu. Aku lupa diri dengan kenyataan yang harus aku terima, itu titik dimana aku sudah sulit menahan itu semuanya. Mungkin terlihat lemah sampe meminta orang untuk menyamangati, aku hanya harus lebih banyak melihat betapa banyak orang yang merasakan lebih sulit dari diriku yang saat ini. Ada kata yang aku lupakan yaitu syukur, dan aku jadi sangat mengingatnya lagi ketika aku diberikan kata-kata seolah-olah menampar keteguhan hatiku dan pola pikirku yang sangat tidak terjadi biasanya. Untuk kamu yang berada di jauh sana, makasih udah mendoakan dan menanti kehadiranku. Aku tahu ini semuanya menghadapi hal ini dan aku sekarang semakin lebih baik lagi dan merasa lebih tenang. Kamu telah mengungkapkan kata-kata itu dan aku hanya bisa bilang kamu adalah momen berharga dalam ceritaku, sedangkan keluarga adalah momen yang mendukungku dari aku yang tak bisa apa-apa hingga aku bisa memperjuangkan pilihan aku sendiri.
Selasa, 12 Mei 2020
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
learn from mistake and yourself
Terkadang apa yang orang bilang harus yang kita rasa bisa bikin tidak nyaman, terutama memang kita membuat suatu kesalahan. Bisa jadi ka...
-
Memang terkadang kehidupan bukan hanya menjalani tapi menyelesaikan suatu perkara hingga selesai. Justru akan ada namanya p...
-
Setiap malam aku selalu merasakan pengalaman baru dan tantangan yang membuatku untuk berjuang untuk melawan rasa malas diri sendiri da...
-
Diam membeku menatap dari kejauhan, hanya berharapa pada satu kemungkinan yaitu "HARAPAN". Banyak orang yang percaya dan ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar