Rabu, 01 Januari 2020

Ruang seribu warna


     Terasa dekat tapi sulit kugapai, seolah-olah diriku terjebak dan sulit keluar dari tempat itu. Rasanya nyaman dan membuat betah di dalamnya, karena hati melayang pikiran pun ikut membayangkan ketika itu terjadi pertemuan. Tidak ada kata yang perlu terucap selain air mata yang menetes saking sulitnya memperlihatkan permukaan wajah orang yang memiliki hubungan dan perasaan. Ketika raga ini saling merangkul satu sama lain, tangan pun saling menggenggam, mulut tak bisa menyaringkan bunyinya, hati ini tidak bisa menjelaskan rasanya. Saat kelak mungkin aku lah orang yang paling cengeng dari anak bayi, jujur saja tak tahan menahan rasa itu yang kusebut ruang seribu warna. 

           Ruang seribu warna mungkin nama yang kuberikan untuk tempat itu. Baru kali ini, aku tak sanggup menahan itu lebih lama lagi. Bahkan ketika aku meredamnya saja ingin kusampaikan melalui angin, awan dan benda langit lainnya . Terima kasih buat orang yang membuatku bertahan di tempat yang sudah menjadi keharusan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

learn from mistake and yourself

  Terkadang apa yang orang bilang harus yang kita rasa bisa bikin tidak nyaman, terutama memang kita membuat suatu kesalahan. Bisa jadi ka...