Minggu, 17 Maret 2019

Realita


             Memang terkadang kehidupan bukan hanya menjalani tapi menyelesaikan suatu perkara hingga selesai. Justru akan ada namanya persoalan yang membuat hidup menjadi seru dan menantang, hati pun mulai berdebar dan isi kepala juga dibutuhkan. Banyak orang yang berencana dan hanya menjadi wancana begitu saja , tanpa aksi nyata dan tidak berani mencoba. Selalu menganggap remeh ketika berada di zona aman dan merasa iri ketika berada di zona penuh ketegangan. Aktivitas yang selalu dikerjakan memang butuh pengorbanan dan ketekunan, merelakan apa yang dicintai akan membuat impian terhalang dan menentukan waktu yang tepat untuk tetap menjalankan kegiatan menjadi kebiasaan. Mungkin melihat orang berhasil tanpa melihat jerih payahnya akan membuat rasa dengki muncul yang membuat sulit melihat orang bahagia. Dibalik  keberhasilan jutaan tetes keringat sebagai bukti kerja keras tanpa pamrih yang memunculkan kepercayaan akan keberhasilan. Manusia boleh berambisi tapi jangan lupa diri karena yang membuat orang berhasil bukan karena usaha dan doa yang dipanjatkan pada waktu tertentu tapi perbincangan orang tua dengan Allah yang tidak pernah diketahui kita sebagai anaknya. Banyak orang berhasil ketika menghormati dan menyayangi orang tua karena jika seorang ibu berdoa kebaikan anaknya pasti akan terkabul, masalahnya kapan doa itu dikabulkan dan berdampak langsung kepada kita. Kesalahan dan kemaksiatan sendiri yang membuat itu terlambat untuk tiba.

            Mulai sekarang kita benahi semuanya dari hal paling sederhana dengan aksi nyata yang berpengaruh besar di masa mendatang. Memfokuskan pada bidang yang disukai dan merasa tenang di dalamnya membuat semangat untuk menjalani bidang tersebut adalah kunci keberhasilan karena keberhasilan sendiri harus memiliki prioritas. Jangan merasa malu untuk memulai hal baru, ketika cibiran,hinaan, dan hujatan menghampiri selama kita melakukan hal bermanfaat karena mereka sebenarnya belum mengetahui ketika berada disana, ketika orang lain memuji dan memandang baik karya kita jangan hanya berucap terima kasih tapi terus latih dan kembamngkan karyamu lebih baik dari sebelumnya.


"Manusia boleh berambisi tapi jangan sampai lupa diri"

Jumat, 15 Maret 2019

Tekanan

         Terasa pekat dan gelap ketika bingung ingin keluar dari keadaan yang tidak mendukung kemauan yaitu"TEKANAN". Banyak orang yang terjebak di dalamnya, karena setiap kegiatan dan aktivitas memberikan dampak baik maupun buruk. Seperti menuntut ilmu, mendapatkan ilmu yang telah dipelajari tapi dibalik mendapatkan ilmu selalu dibayangi oleh standar yang disebut nilai. Banyak orang yang menuntut ilmu hanya melihat hasil akhir, tanpa sadar kalau kesuksesan sendiri ditentukan pribadi sendiri bukan hanya sebatas ilmu banyak tapi sedikit praktek. Pelajar akan merasa tertekan dengan keharusan memenuhi standar paling rendah, sebenarnya pelajar tidak menyukainya tapi karena terpaksa untuk memenuhinya berbagai cara dilakukan untuk keluar dari sana. "TEKANAN" sendiri ada yang menjadi awalan baik bagi sedikit orang, jalan pikir yang tertutup dan tak pernah terpikirkan pun menjadi solusi itu sendiri. Banyak kisah orang berhasil karena keterbatasan bukan membatasi mimpi atau tindakannya.


               "TEKANAN" kata yang sering terdengar bagi banyak orang namun tidak banyak orang bisa keluar dari keadaan tersebut. Memang yang biasa dilakukan adalah menyendiri sambil merenungi jalan terbaik untuk bebas dari beban yang dipikul yaitu"TEKANAN". Tapi sebenarnya kita hidup pun diciptakan ke dunia bukan untuk beristirahat kemudian berhura-hura, sebenarnya untuk berkerja keras hingga batasnya. Bukan terlihat egois, sebenarnya manusia memiliki gairah untuk mengejar segala tentang keduniaan. Tindakan egois bukan terlihat berusaha keras berimbang dengan urusan akhirat tapi melupakan urusan akhirat hingga ia nyaman berada disini yang hanya sementara dan merasa semuanya datang karena usahanya. Memang manusia yang berusaha tapi tanpa doa rasanya akan hambar meskipun berhasil melewatinya karena mungkin Sang Pencipta sedang memberikan kesempatan untuk melewatinya, tapi akan terlihat puas ketika doa menemani usaha karena tidak pernah tahu ada hasil lebih ketika melewati "TEKANAN". Ketika berada di dalamnya sesak,pekat,dan rapatnya "TEKANAN" selalu ada jalan keluar, tinggal mau mencoba bersusah payah mulai dari bawah lalu bangkit berdiri tegak kembali menjalani dengan sepenuh hati.



"Tekanan bukan menekanmu tapi mendorongmu untuk melangkah lebih baik dari sebelumnya"

Minggu, 10 Maret 2019

Harapan

        Diam membeku menatap dari kejauhan, hanya berharapa pada satu kemungkinan yaitu "HARAPAN". Banyak orang yang percaya dan tetap bangkit dari keterpurukan, mencoba berjuang dan meninggalkan keraguan. Meskipun keadaan dan situasi tak bersahabat pun, jika Sang Pencipta mengizinkan "HARAPAN" yang terlihat setitik cahaya di dalam kegalapan bisa membalik menerangi dan menutupi dengan terangnya cahaya "HARAPAN". Banyak orang yang merencanakan apa yang terjadi sesuai dengan nalar pikiran agar terjadi sesuai dengan kehendak tidak sedikit yang mereka dapatkan sesuai dengan "HARAPAN", ada orang yang tak pernah merencanakan hanya melakukan apa yang ia bisa ternyata "HARAPAN" datang begitu saja. berarti semua ini terjadi karena terdapat skenario yang telah disusun dengan seindah mungkin, bahkan kita sebagai insan makhluk berakal pun tidak bisa melebihi alur cerita kehidupan. Tidak ada waktu menunduk, merasa malu kemudian berhenti percaya. Hal yang indah bukanlah ketidakmungkinan semuanya sudah diatur sesuai waktu yang ditentukan.

                Harapan seperti tamu yang tak terduga, ia akan mengunjungi tempat dimana orang berani mencoba dan selalu berpikir optimis kemudian meninggalkan keraguan. "Apakah itu Harapan?" mungkin pertanyaan bisa dijawab oleh menurut pandangan masing-masing, sederhananya begini ada perencanaan dan harapan keduanya akan terjadi di masa depan yaitu pencapaian. yang membedakan keduanya adalah perencanaan pasti yang dilakukan dengan pasti untuk meraih pencapaian, sedangkan harapan bisa jadi hanya khayalan suatu ketidaksengajaan dan mewujudkan sebuah pencapaian. Bayangkan keduanya dipersatukan bukanlah suatu hal yang baik akan terjadi, atau hanya menjadi tanjakan dari perjuangan meskipun pencapaian belum bisa mengunjungi. sekarang sudahi kebiasaan buruk manusia membicarakan kejelakan orang lain tapi evaluasi diri sendiri, tapi ketika kita hebat jangan lupa merasa masih ada yang lebih di atas.


"Percaya kepada harapan itu boleh tapi jangan lupa untuk bertindak nyata terkadang allah akan memberikan jalannya tak pasti namun akan terjadi"

Jumat, 08 Maret 2019

Lembaran Baru

      Menatap masa depan, memdiamkan masa lalu seolah tidak memiliki penghalang untuk melangkah maju. Mencoba berkomitmen dan mempertahankannya, bukanlah hal yang mudah dilewati dan dihadapi. Untuk saat ini yang bisa dilakukan hanyalah mulai menata kembali kebiasaan baik, kemudian meninggalkan kebiasaan buruk demi meraih keberhasilan. Mungkin perpisahan adalah kata sebelum ini terjadi, dimana aku berusaha bertahan di atas harapan tapi melupakan kenyataan. Seandainya aku bisa mengulang apa yang telah terjadi, mungkin lain cerita yang aku jalani dan lewati. Itulah yang dinamakan waktu tak akan pernah mundur akan selalu melangkah maju. Ketika masih terjebak seolah-olah kebahagiaan menghampiri, ternyata hanya ada keresahan yang diceritakan yang dituliskan dan tidak akan pernah selesai. Terlihat rangkaian cerita, kemarin masih berada di tengah cerita yang beralurkan sebuah kejenuhan. Sekarang cerita itu akan terus berlanjut entah apa yang terjadi di bab selanjutnya. Aku punya pesan untuk masa laluku dan aku harap pesan itu sampai pada tujuannya, membuatku merasa tenang akan hal itu. Untuk menjelaskan isi pesan yang aku sampaikan, ada bahasa lain yang aku berikan yaitu Bahasa Senja. Mungkin baru aku saja yang memahaminya dan aku tidak memiliki niat untuk membagi bahasa ini kepada orang lain, selain orang yang aku yakini paham dengan bahasa itu. Mungkin aku lebih lugas untuk tersenyum dan bebas berekspresi, tanpa halangan dan larangan selama itu masih batas wajar.

             Aku sempat berhenti untuk bercerita di selembar kertas. Alasan begitu sederhana tidak begitu rumit tapi begitu fatal kalau dilanjutkan, yaitu aku tidak berani untuk lepas dari belenggu kebiasaan buruk dan kurang mencoba hal baru. Semuanya sudah terjadi, tidak ada yang perlu aku sesali apa yang sudah terjadi dan hanya menatap kedepan, meskipun hanya seberkas cahaya berada di kegelapan pekat dan sesak. Pernah membuat kecewa orang yang paling peduli dan tidak akan pernah meninggalkan, meskipun memiliki keburukan dan kenangan yang buruk. Sempat berpikir untuk kabur dan menenangkan diri di dekat jurang kenikmatan dunia. Seandainya sudah masuk ke dalam sana, diri sendiri bahkan orang lain tidak bisa membantu keluar dari jurang tersebut. Hebatnya Sang Pencipta selalu membuat resah ketika mulai menjauh dari tujuan diciptakan. Untuk kembali dan melakukan hal yang sama itu mudah, akan tetapi mencoba hal baru dan baik itu tantangan. Banyak pengalaman yang akan selalu menjadi pembelajaran, bukan menjadikan ahli menyelesaikan persoalan tapi bersikap dewasa dalam menyikap dan menyelesaikannya. 

          Sudah saatnya aku melangkah mewujudkan semua harapan dan membuktikan bahwa aku berada  di jalan yang tepat. Langkah kecil pun sudah kumulai, meskipun tidak berjalan begitu lancar dan sempurna. Aku selalu bersyukur masih diberi kesempatan untuk berubah bukan menjadi lebih baik atau pun berbeda, tetapi menjadi diri sendiri yang memberikan dampak positif di lingkungan sekitar tanpa melanggar batasan yang telah ditentukan. Untuk Sang Mentari yang selalu menerangi indahnya dunia yang aku jalani, aku hanya berpesan tetaplah memberikan sinar dan menerangi kegelapan yang membuat orang lain terus berada di dalamnya. Aku harap aku menemuimu di saat malam akan datang, Biarlah senja dan mentari bertemu di ujung hari dan menjadikan kesan yang tak terlupakan. Setelah itu berpisah dan beertemu malam, aku harap ada pertemuan berikutnya  entah kapan itu terjadi. Aku hanya ingin membuka lembaran baru dan menuliskan kisah yang sudah terjadi dan melanjutkannya dengan kisah penuh misteri.
  

learn from mistake and yourself

  Terkadang apa yang orang bilang harus yang kita rasa bisa bikin tidak nyaman, terutama memang kita membuat suatu kesalahan. Bisa jadi ka...